Ns. Kidah Adzkaaunnisa
Kuinginkan kau datang kali ini, dengan sejuta senyum sarat makna, menghias kalbu yang sesak, menentramkan wajah yang berkerut, serta dahi yang tak lagi mengakrabi alis.
Ah, kau emang berarti…untuk setiap makhluk yang mencintaimu…kali ini adalah sebuah pertemuan, pertemuan yang sebelumnya menyisakan tangis, namun tawapun kadang terselip dibalik rangkaian katamu yang bergemuruh.
Kutahu kau tak lagi seperti dulu, sewaktu angin bersama-sama menggugurkan daun dibalik diam dan tundukmu, kuingat jelas…ketika tanganmu bergerak menggoreskan pena untukku, sebagai tanda bahwa kau memang ingin bermakna.
Apakah kali ini kita akan bertemu? Disaat sejuta kenangan itu masih kusimpan manis dalam benakku, kenangan yang masih menyisakan rintik hujan ditempat itu, ditempat aku melihat bahwa kelopakmu tak lagi kuning langsat.
Ah…apakah alismu masih mengakrabi kelopakmu yang menghitam, dada yang kurus dulu apa sudah sedikit kembung dan bidang….
Kuharap kali ini berarti, berarti yang menyisakan tangis bahagia di antara kita, tidak menyimpan dendam dan air mata, ataupun perasaan yang tak pantas

 Kau bahkan bertanya apakah aku masih menyimpan rasa itu?
Kali ini aku harus mengiyakan, bahkan tak bisa kupungkiri bahwa rasa itu tidak seperti manisnya gula-gula yang kita lihat sama-sama waktu itu, tidak semanis gula pasir yang dimasukkan kedalam teh untuk membuat kita kuat kembali…
Rasa itu pahit, masuk dilambung terus ke hatiku, meski tak pernah bisa hilang malah makin dalam dan terasa, kutahu kau lebih memilihnya, kutahu dia yang terbaik untukmu, tapi kaupun tak bisa memaksaku menelan kopi pahit yang berujung manis…
Kuharap kali ini berarti, melihat senyummu yang pudar, serta alis yang tetap mengakrabi kelopakmu yang Nampak menghitam…
Setidaknya kau bertanya satu hal “Baikkah kau tanpaku??”
Ah, tidak kali ini aku tak ingin bersaudara dengan maaf, jatahmu sudah lama habis, kau harus berbuat sesuatu yang pasti….
Pasti bisa buatku tersenyum…
Pasti bisa buatku merasa yang terbaik….
Dan pasti membuatku tidak menyesal…
Serta menginginkan hari itu terulang lagi….
Meski hanya dengan pesan selamat tinggal, untuk dapat melihatmu datang dan kembali ke tempat yang sama….
Label: edit post
0 Responses

Posting Komentar